15 Resep MPASI 1 Tahun Penambah Berat Badan dengan Nutrisi Lengkap dan Mudah Dibuat
Setelah si Kecil memasuki usia satu tahun, mungkin ada satu hal yang membuat Bunda mulai lebih sering memperhatikan timbangan, yaitu berat badan. Apalagi jika angka di timbangan tampak tidak banyak berubah, sementara anak lain seusianya terlihat semakin berisi.
Namun, apakah berat badan yang naik perlahan selalu berarti si Kecil kekurangan makanan? Belum tentu. Anak usia satu tahun memang sedang berada dalam fase yang sangat aktif. Ia mulai berjalan, berlari, mengeksplorasi rumah, dan memiliki rasa ingin tahu yang besar.
Nafsu makannya pun dapat berubah-ubah dari satu waktu makan ke waktu berikutnya. Oleh karena itu, fokus pemberian MPASI 1 tahun penambah berat badan sebaiknya bukan sekadar membuat anak makan lebih banyak. Hal yang lebih penting adalah memastikan makanan yang masuk memberikan energi dan zat gizi yang dibutuhkan tubuhnya. Berikut 15 ide resep yang bisa Bunda variasikan di rumah, simak yuk!
Bagaimana Menu MPASI untuk Anak Usia 1 Tahun agar Berat Badan Naik Sehat?
Menu MPASI usia satu tahun sebaiknya terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, lemak, sayur, dan buah. Telur, ayam, ikan, dan daging dapat dipadukan dengan nasi, kentang, ubi, atau pasta, lalu dilengkapi sumber lemak dan sayuran.
Namun, kenaikan berat badan perlu dinilai berdasarkan pola pertumbuhan anak secara keseluruhan, bukan hanya satu angka di timbangan. WHO merekomendasikan anak usia 12-24 bulan mendapatkan makanan utama 3-4 kali sehari dan 1-2 makanan selingan sesuai kebutuhan.
Sebelum Mengejar Berat Badan, Pahami Pertumbuhan yang Sehat
Berat badan memang penting, tetapi bukan satu-satunya indikator pertumbuhan. Bunda juga perlu memperhatikan tinggi atau panjang badan, lingkar kepala, serta perkembangan kemampuan si Kecil.
Hal yang lebih bermakna adalah melihat pola pertumbuhan dari waktu ke waktu melalui kurva pertumbuhan. Setiap anak memiliki laju pertumbuhan berbeda, sehingga jangan langsung membandingkan berat badan si Kecil dengan anak lain.
Jika berat badan sulit bertambah, grafik pertumbuhan menunjukkan perlambatan, anak tampak sangat lemas, sulit makan berkepanjangan, atau Bunda memiliki kekhawatiran lain mengenai pertumbuhannya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.
Nutrisi Apa yang Berperan dalam Mendukung Berat Badan Anak?

Sumber: Magnific
1. Protein hewani untuk pertumbuhan
Ayam, telur, ikan, daging, dan hati merupakan pilihan protein hewani yang dapat menjadi bagian dari menu harian. Protein dibutuhkan tubuh untuk mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan.
2. Lemak sehat sebagai sumber energi
Alpukat, santan secukupnya, minyak zaitun, keju, atau mentega dapat digunakan sesuai kebutuhan. Lemak membantu meningkatkan kepadatan energi makanan tanpa harus membuat porsi menjadi terlalu besar.
3. Karbohidrat sebagai sumber energi
Nasi, kentang, ubi, pasta, dan oat dapat menjadi sumber energi untuk menunjang aktivitas si Kecil.
4. Sayur dan buah sebagai pelengkap
Sayuran dan buah membantu melengkapi asupan vitamin, mineral, dan serat. Jadi, menu tinggi energi tetap perlu dibuat beragam.
Baca juga: Buah untuk MPASI yang Bagus untuk Pencernaan dan Berat Badan Bayi
15 Resep MPASI 1 Tahun Penambah Berat Badan
Berikut ini adalah beberapa ide MPASI 1 tahun penambah berat badan yang mudah dibuat dan dapat Bunda modifikasi sesuai bahan yang tersedia.
1. Nasi Tim Ayam Brokoli
-
Bahan: nasi, ayam cincang, brokoli, kaldu tanpa tambahan garam, dan sedikit minyak.
-
Nutrisi unggulan: protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.
-
Tips: masak hingga teksturnya lembut dan sesuai kemampuan mengunyah si Kecil.
2. Pasta Ayam Keju
-
Campurkan pasta berukuran sesuai usia dengan ayam cincang, sayuran lembut, dan sedikit keju.
-
Keunggulan: pasta menyediakan energi, sedangkan ayam dan keju melengkapi protein serta lemak.
3. Bubur Ayam Jagung Manis
-
Masak nasi, ayam, dan jagung manis hingga lunak, kemudian sesuaikan teksturnya.
-
Tips: pilih jagung yang benar-benar empuk dan sajikan dalam potongan atau tekstur yang aman untuk si Kecil.
4. Salmon Kentang Krim
-
Kombinasikan salmon matang, kentang kukus, dan sedikit susu atau santan sesuai kebutuhan.
-
Keunggulan: salmon memberikan protein dan lemak, sedangkan kentang menjadi sumber energi.
5. Nasi Tim Kakap Labu
-
Campurkan nasi dengan ikan kakap dan labu kuning.
-
Nutrisi unggulan: protein hewani, karbohidrat, serta vitamin dan mineral dari labu.
6. Bola-Bola Ikan Sayur
-
Campurkan ikan yang sudah matang dengan sayuran cincang dan bahan pengikat, lalu bentuk kecil-kecil dan masak hingga matang sempurna.
-
Tips: pastikan tidak ada tulang ikan dan ukuran bola disesuaikan dengan kemampuan makan si Kecil.
7. Omelet Sayur Keju
-
Campurkan telur dengan sayuran cincang halus dan sedikit keju, kemudian masak hingga matang.
-
Keunggulan: telur merupakan sumber protein hewani yang praktis dan mudah dikombinasikan.
8. Scrambled Egg dengan Alpukat
-
Sajikan telur orak-arik matang bersama alpukat yang lembut.
-
Nutrisi unggulan: protein dari telur dan lemak dari alpukat.
9. Nasi Goreng Telur Tanpa Garam
-
Gunakan nasi, telur, sayuran, dan sedikit minyak. Tidak perlu menambahkan garam.
-
Tips: buat tekstur cukup lunak dan gunakan bumbu alami agar rasa tetap menarik.
10. Sup Daging Kentang
-
Masak daging sapi hingga benar-benar empuk bersama kentang dan sayuran.
-
Keunggulan: daging memberikan protein dan zat besi, sedangkan kentang membantu memenuhi kebutuhan energi.
11. Semur Daging Lembut
-
Gunakan daging sapi yang dimasak lama hingga empuk dengan bumbu ringan tanpa rasa terlalu asin.
-
Tips: cincang atau suwir daging sesuai kemampuan mengunyah si Kecil.
12. Meatball Homemade dengan Pasta
-
Buat bola daging sendiri dari daging sapi cincang, kemudian sajikan bersama pasta dan sayuran.
-
Keunggulan: satu menu dapat menggabungkan protein, karbohidrat, dan sayuran.
13. Bubur Oat Pisang Selai Kacang
-
Masak oat hingga lembut, lalu tambahkan pisang dan sedikit selai kacang yang sesuai untuk usia si Kecil.
-
Catatan: pastikan tidak ada riwayat alergi terhadap bahan dan pilih selai kacang dengan komposisi sederhana.
14. Ubi Panggang Keju
-
Panggang ubi hingga lunak lalu tambahkan sedikit keju.
-
Keunggulan: ubi merupakan sumber karbohidrat, sementara keju memberikan tambahan protein dan lemak.
15. Nasi Tim Hati Ayam dan Bayam
-
Campurkan nasi, hati ayam yang matang sempurna, dan bayam.
-
Keunggulan: hati ayam dapat menjadi salah satu sumber zat besi dan protein, sementara bayam melengkapi variasi sayuran.
Baca juga: Cara Mengatasi Anak Susah Makan: Bukan Sekadar Menambah Porsi, Tapi Membangun Feeding System Tepat
Perlengkapan yang Membantu Rutinitas Makan Anak

Memasuki usia satu tahun, tantangan Bunda bukan hanya memilih menu, tetapi juga menjaga proses persiapan hingga waktu makan tetap praktis.
Hegen menghadirkan ekosistem perlengkapan yang dapat mendukung rutinitas tersebut. Salah satunya adalah Hegen PCTO™ Food Storage, yang dapat digunakan sebagai wadah penyimpanan makanan atau MPASI. Sistem Hegen juga memungkinkan wadah digunakan secara multifungsi, sehingga Bunda tidak perlu terlalu banyak memindahkan makanan antarwadah.
Baca juga: Cara Menyimpan MPASI di Kulkas agar Tetap Segar dan Aman
Ingat, tujuan pemberian makanan pada usia satu tahun bukan sekadar membuat angka di timbangan bertambah. Hal yang jauh lebih penting adalah memastikan setiap porsi makanan memberikan energi dan zat gizi yang dibutuhkan si Kecil untuk tumbuh dan aktif bereksplorasi.
Dengan memadukan protein hewani, karbohidrat, lemak sehat, sayuran, dan buah, Bunda dapat menciptakan MPASI 1 tahun penambah berat badan yang tetap beragam dan bergizi tanpa harus memaksa si Kecil menghabiskan porsi besar.
Agar prosesnya lebih praktis, Bunda juga dapat melengkapi rutinitas makan dengan produk dari Hegen, mulai dari menyiapkan dan menyimpan makanan, menyajikannya, hingga mendukung proses belajar minum si Kecil secara lebih mandiri.
Featured Image: Magnific