Menjaga kondisi fisik agar tetap sehat dan bugar idealnya menjadi salah satu goals yang dimiliki semua orang, termasuk Bunda yang berada dalam fase menyusui. Pasalnya, beberapa olahraga untuk ibu menyusui memiliki manfaat yang sangat signifikan, sehingga membantu kelancaran fase penting ini dalam tumbuh kembang si kecil.
Di Indonesia sendiri cukup banyak mitos yang menyebutkan pengaruh olahraga pada produksi ASI, salah satunya adalah bahwa olahraga dapat mengurangi produksi sumber nutrisi ini. Namun, disampaikan dalam salah satu artikel di kumparan.com bahwa para ahli belum menemukan bukti ilmiah terkait hal tersebut.
Sederhananya, olahraga membawa tubuh pada tingkat yang lebih sehat dan bugar, serta membawa kebahagiaan bagi Bunda. Kondisi yang positif ini akan berdampak baik pada proses menyusui, sehingga produksi ASI dapat terjaga tetap lancar dan membawa suasana lebih hangat di setiap sesi menyusui.
Idealnya, Kapan Waktu Mulai Olahraga Ketika di Fase Menyusui?
Diperlukan sejumlah waktu untuk pulih pasca proses persalinan. Bunda paham betul hal ini karena Bunda sendiri yang merasakan dampak atau efek yang dialami setelah persalinan. Untuk itu, olahraga yang ideal sebaiknya dimulai setelah masa pemulihan ini selesai.
Beberapa pakar kesehatan menyarankan untuk mulai berolahraga setelah enam minggu pasca melahirkan normal. Untuk Bunda yang melahirkan dengan prosedur lain, ada baiknya menunggu lebih lama hingga tubuh benar-benar pulih.
Bunda dapat melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mulai berolahraga. Ingat, setelah diberikan rekomendasi oleh dokter, olahraga yang dilakukan sebaiknya dimulai dari intensitas ringan dan disesuaikan dengan kondisi Bunda.
Manfaat yang Didapat untuk Fisik dan Mental Bunda Jika Rutin Berolahraga
Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Tubuh yang sehat, selain didapatkan dari makanan bernutrisi lengkap, juga dapat diperoleh dari olahraga sebagai bagian dari pola hidup ideal untuk Bunda.
Sederet manfaat dapat diperoleh jika olahraga dilakukan secara rutin dan konsisten. Tidak hanya untuk fisik saja, tapi olahraga yang tepat akan membawa dampak positif pada kondisi mental Bunda.
Manfaat Olahraga untuk Fisik
Pada fase menyusui, olahraga akan membawa setidaknya lima manfaat untuk kondisi fisik Bunda.
- Pertama, membantu menurunkan berat badan pasca melahirkan
- Kedua, meningkatkan energi dan stamina, mengingat menyusui juga memerlukan banyak tenaga dalam prosesnya
- Ketiga, memperkuat otot dan tulang. Ingat, seiring bertambahnya usia si kecil, berat badannya juga akan meningkat dan Bunda perlu persiapan saat momen itu tiba
- Keempat, meningkatkan kesehatan jantung dan paru-paru sehingga menjaga badan tetap bugar
- Kelima, mengurangi risiko diabetes, penyakit jantung, osteoporosis, dan risiko penyakit lain seiring berjalannya waktu
Manfaat Olahraga untuk Mental
Tidak hanya membawa manfaat baik untuk fisik, olahraga untuk ibu menyusui juga membawa dampak positif bagi kondisi mental. Beberapa manfaat utamanya adalah sebagai berikut.
- Pertama, mengurangi tingkat stres dan kecemasan yang Bunda miliki
- Kedua, meningkatkan suasana hati dan kualitas tidur, yang artinya memberikan tubuh waktu istirahat yang berkualitas
- Ketiga, memberikan kepercayaan diri dan citra tubuh yang ideal
Sangat positif, bukan?
Jenis Olahraga yang Direkomendasikan dan Dihindari
Olahraga intensitas ringan hingga sedang menjadi jenis yang paling direkomendasikan karena tidak memberikan beban yang terlalu berat pada tubuh Bunda. Seperti yang Bunda ketahui, proses persalinan termasuk salah satu hal yang memberikan stres besar pada tubuh, sehingga diperlukan waktu yang cukup lama untuk memulihkan diri.
Maka dari itu, olahraga dengan intensitas tinggi atau berat sebaiknya dihindari. Selain untuk mencegah risiko cedera, hal ini juga agar tubuh tidak kaget dan malah memberikan dampak buruk akibat aktivitas fisik yang terlalu intens.
Contoh Olahraga Intensitas Ringan hingga Sedang
Beberapa olahraga intensitas ringan hingga sedang yang dapat dilakukan antara lain jalan kaki, yoga, pilates, senam aerobik ringan, hingga berenang. Sementara untuk olahraga intensitas sedang, dapat dilakukan ketika tubuh sudah benar-benar pulih, seperti jogging, bersepeda, aerobik, dan latihan beban ringan.
Olahraga di fase ini bukan bertujuan untuk membentuk otot atau menurunkan berat badan, melainkan lebih kepada menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan bugar sehingga metabolisme berjalan baik dan produksi ASI tetap lancar.
Dari beberapa olahraga di atas, dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan besar, yakni latihan kardio seperti jalan kaki dan jogging, latihan kekuatan seperti angkat beban dengan berat tubuh atau alat bantu ringan, dan latihan peregangan seperti yoga dan pilates.
Hindari Jenis Olahraga Ini
Beberapa olahraga yang tidak direkomendasikan adalah olahraga dengan beban fisik yang berat dan intens, olahraga permainan yang memungkinkan adanya kontak fisik dan risiko cedera tinggi, serta olahraga yang melibatkan gerakan tiba-tiba seperti melompat, berlari kencang, atau sejenisnya.
6 Tips Olahraga untuk Ibu Menyusui, Memaksimalkan Manfaat dan Meminimalisir Risiko
Karena kondisi fisik belum 100% pulih dan siap untuk olahraga berat, ada setidaknya enam tips yang dapat Bunda gunakan supaya olahraga memberikan efek positif yang maksimal dengan risiko yang minimal.
1. Mulai Perlahan dan Bertahap
Tidak perlu terburu-buru melakukan olahraga secara intens untuk mengeluarkan keringat. Cukup mulai dengan olahraga ringan, lakukan perlahan, dan Bunda dapat meningkatkan intensitasnya secara bertahap.
Cara ini sangat direkomendasikan agar Bunda dapat mengukur kemampuan tubuh sendiri sehingga terhindar dari cedera. Hal yang penting untuk diingat adalah jangan memaksakan diri.
2. Sport Bra, Praktis dan Sangat Membantu
Penggunaan sport bra yang tepat dapat sangat membantu aktivitas olahraga yang Bunda lakukan. Hindari jenis yang terlalu ketat, dan pilihlah sport bra yang lebih nyaman dan mendukung setiap gerakan Bunda.
Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter atau personal trainer kepercayaan untuk urusan ini.
3. Air Putih yang Cukup
Untuk menjaga agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik, minum air putih sebelum, selama, dan setelah berolahraga sangatlah penting. Karena akan mengeluarkan keringat, asupan cairan diperlukan supaya tubuh tetap segar dan terasa lebih bugar setelah berolahraga.
4. Jangan Olahraga saat Merasa Lelah atau Lapar
Kondisi ideal untuk berolahraga adalah saat Bunda tidak merasa lelah atau lapar. Tubuh memiliki sistem yang canggih untuk memberikan tanda pada kondisinya. Ketika tubuh merasa lelah atau lapar, Bunda sebaiknya beristirahat dan makan makanan bernutrisi seimbang.
Namun, jangan pula terlena dengan rasa lelah semu. Tidak jarang rasa lelah atau lemas yang muncul bukan karena tubuh benar-benar butuh istirahat, melainkan hanya karena rasa malas sedang muncul dan mendominasi.
5. ‘Dengarkan’ Tubuh
Poin kelima kembali pada saran agar Bunda tidak memaksakan diri saat berolahraga. Ketika tubuh terasa sakit, nyeri, atau tidak nyaman, segera hentikan kegiatan dan beristirahatlah. Deteksi dini ini bisa membantu Bunda terhindar dari risiko cedera yang lebih parah dan menjaga fase menyusui tetap berjalan lancar.
6. Olahraga Bersama
Untuk menambah motivasi dan menaikkan mood, olahraga bersama bisa menjadi solusi yang tepat. Saling mendukung satu dengan yang lain memberikan energi positif untuk tubuh Bunda dan suasana hati yang lebih baik.
Konsultasi dengan Dokter Jika Diperlukan
Menyambung tips olahraga untuk ibu menyusui di atas, ada beberapa kondisi yang menjadi tanda bahwa Bunda perlu berkonsultasi ke dokter.
Tanda ini muncul ketika tubuh mengalami cedera atau kondisi tertentu yang mengganggu kesehatan atau menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti mengalami nyeri saat olahraga yang tidak kunjung reda setelah istirahat, mengalami pendarahan atau keluar cairan dari vagina, hingga merasa pening, mual, atau sesak napas saat berolahraga.
Jika tanda-tanda ini muncul, jangan ragu untuk pergi ke dokter dan tanyakan kondisi tersebut.
Menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh selama proses menyusui penting agar metabolisme tubuh tetap stabil dan dapat memproduksi ASI dengan cukup untuk si kecil. Ketika badan Bunda sehat, ASI yang diproduksi akan bernutrisi tinggi, dan mood baik yang Bunda rasakan akan tersalurkan pada si kecil menjadi kehangatan kasih yang tidak tertandingi.
Lakukan secara perlahan, bertahap, dan jika diperlukan, gunakan jasa personal trainer untuk memonitor progres olahraga yang dilakukan. Sederhana, tapi jika dilakukan dengan konsisten maka akan memberikan dampak yang benar-benar positif untuk tubuh.
Untuk mendukung upaya menjaga tubuh tetap sehat dan memberikan ASI berkualitas pada si kecil, selain olahraga untuk ibu menyusui Bunda juga perlu partner handal dalam peralatan baby care. Hegen, dalam hal ini, menawarkan ragam produk dengan ekosistem sempurna untuk mendukung setiap fase tumbuh kembang si kecil. Berstandar tinggi dan dibuat dengan bahan berkualitas tinggi, produk Hegen telah melewati proses riset dan pengembangan mendalam sehingga akhirnya menghasilkan output yang solid untuk Bunda dan si kecil. Kunjungi laman produk kami sekarang, dan dapatkan produk baby care handal untuk Bunda dan si kecil!
Referensi:
-
Kumparan. Rutin Olahraga Punya Beragam Manfaat untuk Ibu Menyusui. https://kumparan.com/kumparanmom/rutin-olahraga-punya-beragam-manfaat-untuk-ibu-menyusui-22XuOq8CQme/1.
-
Klik Dokter. Kapan Ibu Habis Melahirkan Bisa Mulai Olahraga?. https://www.klikdokter.com/ibu-anak/ibu-menyusui/kapan-ibu-habis-melahirkan-bisa-mulai-olahraga.
-
Mercy. Exercising & Breastfeeding: Is it Safe?. https://www.mercy.net/service/newborn-baby-care/exercising-breastfeeding-safety/.
-
Hello Sehat. Catat, Bu! Ini Jenis Olahraga yang Tepat untuk Dukung Proses Menyusui. https://hellosehat.com/parenting/bayi/menyusui/olahraga-untuk-ibu-menyusui/.
-
HaiBunda. 9 Manfaat Berolahraga bagi Ibu Menyusui. https://www.haibunda.com/menyusui/20240327153442-56-332864/9-manfaat-berolahraga-bagi-ibu-menyusui.
-
Prenagen. 15 Olahraga untuk Ibu Menyusui yang Aman buat Dilakukan. https://www.prenagen.com/id/olahraga-untuk-ibu-menyusui.
-
Pyfa Health. Daftar Olahraga yang Aman Saat Menyusui. https://pyfahealth.com/blog/daftar-olahraga-yang-aman-saat-menyusui/.
-
MyBaby. Persiapan Olahraga untuk Ibu Menyusui. https://www.mybaby.co.id/read/untuk-bunda/persiapan-olahraga-untuk-ibu-menyusui.