5 Alasan Kenapa Busui Sering Lapar dan Cara Mengatasinya

5 Alasan Kenapa Busui Sering Lapar dan Cara Mengatasinya

Hampir setiap ibu merasa sering lapar saat masa menyusui. Faktanya, hal ini bukanlah mitos belaka. Banyak hal yang dapat dijelaskan secara ilmiah terkait pertanyaan mengapa busui sering merasa lapar. Salah satu alasannya adalah banyaknya kalori yang dibutuhkan saat seorang ibu aktif menyusui bayinya.

Tapi, adakah hal lain yang menjadi alasan mengapa busui sering lapar selain alasan di atas? Yuk, cari tahu di bawah ini.

5 Alasan Ilmiah Mengapa Busui Sering Lapar

1. Peningkatan Kebutuhan Kalori

Saat menyusui, seorang ibu membutuhkan asupan kalori yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan untuk menghasilkan sekitar 450–1200 ml ASI, tubuh akan membakar sekitar 500–700 kalori per harinya. Bahkan, menyusui secara eksklusif dianggap setara dengan berolahraga intensitas sedang selama 45–60 menit. Oleh karena itu, jangan heran bila setelah menyusui, Busui akan merasa lelah, lapar, dan haus, ya.

2. Perubahan Hormon

Saat menyusui, produksi hormon oksitosin dan prolaktin meningkat. Peningkatan kadar kedua hormon ini diperlukan agar tubuh Busui dapat memproduksi ASI yang dibutuhkan oleh Si Kecil.

Namun, efek lain yang dapat terjadi akibat peningkatan kadar hormon tersebut adalah meningkatnya rasa haus, lapar, dan mengantuk. Biasanya, keluhan ini akan muncul sesaat setelah Busui selesai menyusui.

3. Kurang Tidur

Ibu menyusui sering terbangun di malam hari untuk menyusui sehingga menyebabkan kurang tidur. Rasa lelah yang berlebihan karena kurang tidur ini juga mengganggu keseimbangan hormon pengatur nafsu makan, seperti leptin dan ghrelin. Akibatnya, ibu menyusui akan merasa cepat lapar dan membutuhkan kalori untuk asupan energi.

4. Dehidrasi

Menyusui dapat membuat ibu mudah mengalami dehidrasi. Masalah ini terkadang diartikan secara berbeda oleh persepsi pikiran. Seringkali, rasa haus disalahartikan sebagai rasa lapar yang memicu ibu menyusui untuk terus ingin makan.

5. Kebiasaan Makan yang Tidak Teratur

Jadwal menyusui yang padat membuat ibu sering melewatkan waktu makan. Makan tidak teratur dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan rasa lapar yang berlebihan. Selain itu, rasa lapar dan lelah selama menyusui juga bisa dipengaruhi oleh jenis makanan yang Busui konsumsi. Salah satunya adalah kebiasaan menyantap makanan cepat saji yang rendah serat atau makanan manis.

Cara Efektif Mengatasi Rasa Lapar Saat Menyusui

1. Makan Teratur dan Seimbang

Biasakan untuk makan secara teratur 3x sehari selama masa menyusui. Makan 3x sehari akan menghindarkan Bunda dari rasa lapar berlebihan yang pada akhirnya justru akan menambah lonjakan gula darah dan membuat ibu semakin ingin makan dalam jumlah besar.

Selain itu, jangan lupa untuk memenuhi porsi gizi seimbang. Makanan yang tinggi protein, serat, dan lemak sehat juga akan membantu ibu untuk tetap bersemangat selama proses menyusui.

2. Siapkan Camilan Sehat

Jika Bunda masih merasa lapar setelah makan utama, Bunda bisa mencoba menambah asupan dengan makan camilan sehat seperti buah-buahan, kacang-kacangan, yogurt, atau telur rebus. Dengan tambahan camilan sehat, Bunda dapat tetap merasa kenyang meskipun di luar jam makan. Jangan lupa juga untuk membawa camilan sehat ini saat bepergian.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Karena dehidrasi terkadang sering memberi alarm palsu terhadap rasa lapar, maka Bunda perlu memperhatikan jumlah konsumsi air minum dalam sehari. Bawa minum dan selalu isi ulang ke mana pun Bunda pergi. Mengonsumsi air minum setidaknya 8 gelas sehari akan membantu ibu tetap terhidrasi dan terhindar dari alarm palsu rasa lapar.

4. Istirahat yang Cukup

Istirahat yang cukup akan menghindarkan ibu dari rasa lelah dan keinginan untuk makan berlebih. Usahakan tidur selama 7–8 jam sehari, dan jangan lupa untuk beristirahat saat bayi sedang tertidur. Jika memungkinkan, libatkan keluarga terdekat untuk ikut mengasuh bayi secara bergantian agar ibu memiliki waktu istirahat yang cukup.

5. Konsultasi dengan Ahli Gizi:

Jika merasa kesulitan mengatur pola makan, berkonsultasilah dengan ahli gizi. Ahli gizi dapat memberikan rekomendasi diet yang sesuai dengan kebutuhan ibu menyusui.

Setelah membaca artikel di atas, pastinya sekarang Bunda sudah memahami mengapa saat masa menyusui seorang ibu bisa dengan mudah merasa lapar.

Penuhi Hidrasi Ibu Menyusui Dengan Hegen Drinking Bottle

Hegen Drinking Bottle adalah solusi serbaguna dan inovatif yang dirancang untuk anak-anak dan orang tua. Botol minum Hegen berkapasitas 330ml ini dilengkapi dengan mekanisme one-hand closure. Artinya, cukup dengan menekan untuk menutup dan memutar untuk membuka botol.

Semua botol Hegen terbuat dari bahan PPSU yang ringan, tahan panas, awet, dan aman untuk penggunaan sehari-hari.

Hegen Drinking Bottle bukan hanya untuk si Kecil, namun juga ideal bagi ibu menyusui agar kebutuhan hidrasi hariannya terpenuhi. Isilah botol minum Hegen dengan air putih atau jus buah favorit Bunda tanpa perlu khawatir bocor.

Setelah membaca artikel di atas, pastinya sekarang Bunda sudah memahami mengapa ketika masa menyusui seorang ibu bisa dengan mudah merasa lapar dan bagaimana solusinya. Ingat ya, Bunda, pengalaman menyusui setiap ibu itu unik. Penuhi selalu kebutuhan hidrasi dan nutrisi sesuai kebutuhan agar terhindar dari rasa lapar saat menyusui.

Yuk, segera kunjungi dan belanja online untuk mendapatkan semua produk Hegen yang Bunda butuhkan hanya di situs resmi Hegen Indonesia.

Referensi:

  1. https://www.alodokter.com/alasan-bunda-merasa-lapar-dan-lelah-selama-menyusui
  2. https://mamabear.co.id/ibu-menyusui-sering-lapar/
  3. https://integrishealth.org/resources/on-your-health/2023/march/does-breastfeeding-make-you-hungry
Back to Hegen Blog