Cara Menyimpan ASIP yang Benar: Panduan Lengkap dari Pumping hingga Feeding
Sudah berhasil pumping di tengah kesibukan, jangan sampai ASIP justru kurang optimal karena cara penyimpanannya. Semakin sering ASI dipindahkan dari satu wadah ke wadah lain, semakin banyak pula tahapan yang perlu diperhatikan.
Padahal, cara menyimpan ASIP yang tepat bukan hanya soal suhu, tetapi juga tentang menjaga prosesnya tetap higienis, praktis, dan minim perpindahan sejak pumping hingga siap diberikan kepada si Kecil. Lalu, bagaimana cara membuat rutinitas penyimpanan ASIP lebih sederhana?
Apa yang Terjadi pada ASI Setelah Diperah?
Pumping bukanlah akhir dari proses. Setelah keluar dari tubuh ibu, ASI memerlukan penanganan yang baik agar kualitasnya tetap terjaga hingga diminum bayi. Kualitas ASIP dipengaruhi oleh kebersihan, wadah penyimpanan, suhu, cara penanganan, dan frekuensi perpindahan wadah.
Langkah 1: Memerah ASI dengan Peralatan yang Bersih dan Nyaman
Kebersihan selalu menjadi langkah pertama, mulai dari mencuci tangan, memastikan seluruh perlengkapan bersih, hingga menggunakan breast pump yang sesuai kebutuhan. Kenyamanan alat pumping juga turut mendukung Bunda mempertahankan jadwal pumping secara konsisten.
Langkah 2: Pilih Wadah Penyimpanan ASIP yang Tepat Sejak Awal
Tidak semua wadah memiliki karakteristik yang sama. Wadah ASIP yang ideal sebaiknya food grade, bebas BPA dan BPS, tahan suhu rendah maupun tinggi, memiliki tutup yang rapat, dan dirancang khusus untuk penyimpanan ASI, bukan sekadar wadah plastik serbaguna yang dijual bebas di pasaran.
Material PPSU layak dipertimbangkan karena sifatnya medical grade, tahan suhu ekstrem, tahan proses sterilisasi, awet untuk penggunaan berulang, dan aman digunakan dalam setiap tahap perjalanan penyimpanan ASIP, mulai dari freezer hingga proses menghangatkan.
Langkah 3: Beri Label Sebelum Disimpan
Cantumkan tanggal pumping, jam pumping, dan jumlah ASI sesuai kebutuhan keluarga. Terapkan sistem FIFO atau First In, First Out agar stok ASIP yang lebih dulu diperah digunakan terlebih dahulu.
Langkah 4: Simpan ASIP Sesuai Lokasi dan Lama Penyimpanan
|
Lokasi Penyimpanan |
Perkiraan Lama Penyimpanan |
|
Suhu ruang |
Beberapa jam |
|
Cooler bag dengan ice pack |
Sekitar 1 hari |
|
Kulkas (bukan freezer) |
Beberapa hari |
|
Freezer |
Beberapa bulan |
Catatan: durasi ini bersifat umum, sehingga tetap ikuti rekomendasi tenaga kesehatan atau pedoman penyimpanan ASI yang berlaku di wilayah Bunda.
Langkah 5: Hangatkan ASIP dengan Cara yang Tepat
Cairkan ASIP beku secara bertahap, hangatkan menggunakan air hangat, hindari suhu berlebihan, dan jangan memanaskan ASIP yang sama secara berulang kali.
Langkah 6: Berikan ASIP kepada Bayi dengan Cara yang Nyaman
Setelah penyimpanan selesai, perjalanan ASI belum berakhir. Yang dibutuhkan selanjutnya adalah proses feeding yang tetap mendukung pengalaman menyusu bayi, sehingga wadah dan cara pemberiannya juga perlu diperhatikan.
Mengapa Semakin Sedikit Perpindahan ASI, Semakin Praktis dan Higienis?
Banyak ibu tidak menyadari berapa kali ASI berpindah wadah dalam satu siklus: dari breast pump, ke storage bottle, ke wadah penghangat, hingga ke feeding bottle. Semakin banyak perpindahan, semakin banyak pula langkah dan risiko yang harus dihadapi Bunda setiap harinya.
Express-Store-Feed: Ketika Seluruh Perjalanan ASIP Menjadi Satu Alur

Express: Pump Langsung ke Wadah Penyimpanan
Breast Pump Adapter memungkinkan Bunda memerah ASI langsung ke Breast Milk Storage Bottle, tanpa perlu menuang dari wadah pumping ke wadah penyimpanan terpisah.
Store: Simpan Tanpa Perlu Memindahkan ASI
Manfaatnya meliputi mengurangi risiko tumpah, membantu menjaga kebersihan, dan lebih praktis baik untuk ibu bekerja maupun ibu di rumah.
Feed: Cukup Ganti Aksesori, Wadah Tetap Sama
Botol yang sama dapat digunakan untuk memerah, menyimpan, menghangatkan, hingga menyusui, cukup dengan mengganti aksesori yang sesuai. Ini adalah filosofi Multifunction Feeding System, bukan sekadar botol susu biasa.
🍼 Ingin perjalanan ASIP si kecil lebih praktis sejak pumping hingga feeding? Jelajahi sistem Express-Store-Feed Hegen di sini dan temukan wadah yang mendukung seluruh rutinitas Bunda.
Mengapa Sistem Multifungsi Membantu Orang Tua Lebih Efisien?
Sistem ini membantu mengurangi jumlah perlengkapan yang perlu dibeli, menghemat waktu Bunda, mengurangi langkah yang berulang, serta memudahkan perjalanan ASIP baik di rumah maupun saat bepergian.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Menyimpan ASIP
-
Menyimpan ASIP dalam wadah yang tidak tepat
-
Lupa memberi label
-
Terlalu sering memindahkan ASI ke wadah berbeda
-
Tidak menutup botol dengan rapat
-
Menghangatkan ASI dengan suhu yang terlalu tinggi
Rekomendasi Produk Hegen untuk Menyimpan ASIP
Hegen Breast Milk Storage Bottle
Snap-On Interconnecting Storage Lids memungkinkan beberapa wadah disusun rapi membentuk sistem penyimpanan yang efisien. One-Hand Closure Press-to-Close, Twist-to-Open™ memudahkan penutupan botol dengan satu tangan tanpa tumpah, sementara pilihan tutup berwarna membantu menandai waktu ASI diperah.
Materialnya, PPSU medical grade, tahan suhu -20°C hingga 180°C, sehingga aman untuk sterilisasi berulang, dengan permukaan interior halus yang membuat proses pencucian lebih mudah.
Hegen Breast Pump Adapter

BELI Adaptor Leher Standar Hegen PCTO™ (2 paket) DI SINI
Mendukung direct pumping ke storage bottle, sehingga mengurangi perpindahan ASI dan menjadi bagian penting dari sistem Express-Store-Feed.
Hegen PCTO™ Feeding Bottle
Storage bottle dapat langsung berubah menjadi feeding bottle hanya dengan mengganti tutupnya. Teat-nya dirancang menyerupai payudara ibu untuk mendukung pengalaman menyusu yang alami bagi si kecil.
Setiap Tetes ASIP, Lebih Praktis dari Pumping hingga Feeding
Menjaga kualitas ASIP dimulai sejak pumping hingga siap diberikan kepada si Kecil. Dengan proses yang tepat dan minim perpindahan, Bunda dapat menjaga ASIP tetap higienis sekaligus membuat rutinitas terasa lebih praktis.
Hegen menghadirkan konsep Express-Store-Feed dengan Breast Milk Storage berbahan PPSU Medical Grade yang kompatibel dengan Breast Pump Adapter dan PCTO™ Feeding Bottle. Satu sistem untuk membantu Bunda memerah, menyimpan, menghangatkan, hingga feeding dengan lebih sederhana.
Yuk, buat rutinitas pumping lebih praktis bersama Hegen. Jelajahi koleksi Hegen Breast Milk Storage dan temukan sistem yang mendukung perjalanan ASIP Bunda.
FAQ Seputar Cara Menyimpan ASIP
Bagaimana cara menyimpan ASIP yang benar?
Simpan ASIP di wadah food grade yang bersih, beri label tanggal dan jam pumping, simpan sesuai anjuran suhu, dan hindari memindahkan ASI berkali-kali ke wadah berbeda.
Berapa lama ASIP bisa disimpan di kulkas?
Umumnya beberapa hari, namun sebaiknya ikuti anjuran tenaga kesehatan karena durasi dapat berbeda tergantung kondisi kulkas yang digunakan.
Apakah ASIP boleh dipanaskan berulang kali?
Sebaiknya tidak, karena dapat menurunkan kualitas nutrisi dan meningkatkan risiko kontaminasi pada ASIP.
Mengapa material PPSU cocok untuk menyimpan ASIP?
PPSU tahan suhu ekstrem dan aman untuk sterilisasi berulang, sehingga cocok digunakan mulai dari penyimpanan beku hingga proses menghangatkan ASIP.
Apa manfaat sistem Express-Store-Feed?
Mengurangi perpindahan ASI antar wadah, sehingga proses pumping, penyimpanan, hingga feeding menjadi lebih praktis dan higienis.
Referensi
-
American Academy of Pediatrics (AAP). (2022). Storing and Preparing Expressed Breast Milk. Diakses dari https://www.healthychildren.org
-
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (2023). Proper Storage and Preparation of Breast Milk. Diakses dari https://www.cdc.gov/breastfeeding
-
Mayo Clinic. (2023). Breast Milk Storage: Do's and Don'ts. Diakses dari https://www.mayoclinic.org
-
NHS UK. (2023). Expressing and Storing Breast Milk. Diakses dari https://www.nhs.uk/conditions/baby/breastfeeding-and-bottle-feeding/breastfeeding/expressing-breast-milk/
-
World Health Organization (WHO). (2023). Infant and Young Child Feeding. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding