Cara Melatih Bayi Tengkurap dengan Aman untuk Mendukung Perkembangan Motorik
Pernahkah Bunda merasa cemas saat melihat bayi seusia si Kecil di media sosial sudah pandai tengkurap, sementara buah hati masih sering menangis ketika tummy time? Perasaan seperti ini sangat umum dialami banyak orang tua.
Mungkin Bunda pernah mencoba menerapkan cara melatih bayi tengkurap, tetapi baru beberapa menit si Kecil sudah rewel. Atau mungkin kepala bayi masih terlihat belum kuat terangkat sehingga Bunda khawatir ada yang tidak beres dengan perkembangan motoriknya.
Di sisi lain, banyak orang tua juga merasa bingung kapan tummy time sebenarnya boleh dimulai. Tidak sedikit yang khawatir posisi tengkurap justru membuat bayi tidak nyaman atau bahkan berisiko bagi keselamatannya.
Padahal, tummy time bukanlah perlombaan milestone. Setiap bayi memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda. Ada yang cepat beradaptasi dengan posisi tengkurap, ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama untuk membangun kekuatan otot leher dan punggungnya.
Yang terpenting adalah konsistensi, kesabaran, dan suasana yang menyenangkan selama proses belajar. Dengan pendekatan yang tepat, tummy time dapat menjadi aktivitas harian yang bermanfaat sekaligus menyenangkan bagi Bunda dan si Kecil.
Selain itu, rutinitas harian yang teratur, termasuk jadwal feeding yang nyaman, juga dapat membantu bayi lebih siap menjalani tummy time tanpa rewel berlebihan.
Apa Itu Tummy Time dan Kenapa Penting untuk Bayi?
Tummy time adalah aktivitas meletakkan bayi dalam posisi tengkurap saat ia terjaga dan berada dalam pengawasan orang tua. Aktivitas sederhana ini memiliki manfaat besar karena membantu melatih berbagai kelompok otot penting yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang.
Melalui tummy time, si Kecil belajar mengangkat kepala, menggerakkan leher, menopang tubuh dengan lengan, hingga mempersiapkan diri untuk berguling dan merangkak.
Apa manfaat tummy time untuk bayi? Tummy time membantu memperkuat otot leher, bahu, lengan, dan punggung yang berperan penting dalam perkembangan motorik bayi.
Kapan bayi mulai tummy time? Tummy time dapat mulai diperkenalkan sejak bayi baru lahir dengan durasi yang sangat singkat dan dilakukan secara bertahap sesuai kenyamanan bayi.
Cara Melatih Bayi Tengkurap dengan Aman

Sumber: Magnific
-
Mulai dengan Durasi Pendek: Saat menerapkan cara melatih bayi tengkurap, mulailah dari durasi yang singkat. Tidak perlu langsung lama. Beberapa menit saja sudah cukup sebagai latihan awal.
-
Lakukan Saat Bayi Sedang Tenang dan Kenyang: Pilih waktu ketika si Kecil sedang nyaman, tidak mengantuk, dan tidak lapar. Hindari tummy time tepat setelah sesi menyusu besar karena dapat membuat bayi tidak nyaman.
-
Gunakan Alas yang Nyaman dan Aman: Pastikan bayi berada di permukaan yang datar, bersih, dan aman. Alas yang nyaman akan membantu si Kecil lebih rileks saat berlatih.
-
Ajak Bayi Berinteraksi Saat Tummy Time: Posisikan wajah Bunda sejajar dengan si Kecil. Berikan senyuman, suara lembut, atau mainan sederhana untuk menarik perhatiannya.
-
Tingkatkan Durasi Secara Bertahap: Ketika bayi mulai terbiasa, Bunda dapat menambah durasi tummy time sedikit demi sedikit sesuai kenyamanannya.
Baca juga: Bayi Tertidur Setelah Minum? Ini Cara Menyendawakan Tanpa Membangunkannya
Kenapa Bayi Menangis Saat Tummy Time?
-
Otot Bayi Masih Beradaptasi: Tummy time adalah aktivitas yang membutuhkan tenaga. Wajar jika bayi merasa lelah karena ototnya masih berkembang.
-
Bayi Belum Terbiasa dengan Posisi Tengkurap: Posisi tengkurap merupakan pengalaman baru bagi sebagian bayi sehingga mereka membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
-
Tummy Time Dilakukan Saat Bayi Mengantuk atau Lapar: Bayi yang mengantuk atau lapar biasanya lebih mudah rewel saat tummy time.
-
Durasi Terlalu Lama di Awal: Terlalu lama melakukan tummy time pada tahap awal dapat membuat bayi frustrasi dan tidak nyaman.
Perlu dipahami bahwa menangis saat tummy time tidak selalu berarti bayi tidak mampu melakukannya. Sering kali, ini hanya bagian dari proses adaptasi.
Tanda Bayi Mulai Nyaman dengan Tummy Time

Sumber: Magnific
Beberapa tanda bahwa tummy time mulai memberikan hasil positif antara lain:
-
Kepala mulai terangkat lebih tinggi.
-
Bayi mampu bertahan lebih lama dalam posisi tengkurap.
-
Mulai memperhatikan lingkungan sekitar.
-
Tertarik meraih benda yang berada di depannya.
-
Lebih jarang menangis selama tummy time.
Aktivitas Seru untuk Membuat Tummy Time Lebih Menyenangkan
-
Bermain Cermin Bayi: Bayi umumnya senang melihat refleksi wajahnya sendiri di cermin.
-
Mengajak Bayi Berbicara: Suara Bunda adalah salah satu hal yang paling disukai si Kecil. Gunakan momen tummy time untuk mengobrol dengannya.
-
Menggunakan Mainan Kontras Warna: Mainan dengan warna kontras dapat menarik perhatian bayi dan membuat tummy time lebih menarik.
-
Tummy Time Bersama Orang Tua: Bunda atau Ayah dapat ikut berbaring tengkurap di depan bayi agar sesi tummy time terasa lebih menyenangkan.
Baca juga: Jadwal Menyusui Bayi Baru Lahir: Harus Berapa Jam Sekali? Simak Ini!
Tummy time adalah langkah kecil yang memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan motorik si Kecil. Melalui aktivitas sederhana ini, bayi belajar memperkuat otot, meningkatkan koordinasi tubuh, dan mempersiapkan berbagai milestone penting berikutnya.
Bunda tidak perlu terburu-buru atau membandingkan perkembangan si Kecil dengan bayi lain. Dengan pendekatan yang santai, konsisten, dan penuh interaksi hangat, bayi akan belajar menikmati proses tengkurap secara bertahap.
Selain itu, rutinitas feeding yang praktis juga dapat membantu orang tua lebih fleksibel menjalani aktivitas harian bersama si Kecil. Untuk mendukung pengalaman parenting yang lebih nyaman, Bunda dapat mengenal berbagai solusi dari Hegen Indonesia yang menghadirkan feeding system praktis, desain anti-tumpah, dan inovasi yang mendukung aktivitas bayi sehari-hari, termasuk sesi tummy time yang lebih menyenangkan.
Featured Image: Maginific