Panduan Memberi ASIP untuk Pengasuh dan Nenek di Rumah

Cara memberikan ASI perah: nenek memberi botol, bayi dalam posisi agak tegak

Memahami cara memberikan ASI perah dengan benar membantu pengasuh dan nenek merawat bayi saat Bunda kembali bekerja. Menurut CDC, ASI perah segar dapat disimpan di kulkas sampai 4 hari, dan ASI yang sudah dicairkan sebaiknya tidak dibekukan ulang. Panduan ini merangkum cara mencairkan, menghangatkan, dan memberikan ASIP dalam satu lembar yang mudah ditempel di kulkas.

Bagaimana Cara Memberikan ASI Perah yang Aman?

  • Pakai ASIP dengan tanggal perah paling awal lebih dulu.
  • Cairkan ASIP beku di kulkas atau di bawah air hangat mengalir, jangan di microwave.
  • Hangatkan dengan merendam wadah di air hangat, lalu goyangkan perlahan.
  • Berikan dengan posisi bayi agak tegak dan biarkan bayi minum sesuai iramanya.

Empat langkah ini adalah inti cara memberikan ASIP di rumah. Pengasuh cukup mengikuti urutannya setiap kali bayi akan minum.

Cuci tangan dengan sabun dan air sebelum menyentuh wadah, dot, dan perlengkapan minum bayi. Kebiasaan sederhana ini menjaga ASI perah tetap bersih sampai diberikan. Simpan semua perlengkapan di satu tempat dekat kulkas agar mudah dijangkau.

Lembar Instruksi untuk Ditempel di Kulkas

Lembar tujuh langkah memberi ASIP untuk ditempel di pintu kulkas

Cetak tabel berikut dan tempel di pintu kulkas agar pengasuh dan nenek mudah mengikutinya.

Langkah Yang dilakukan
1. Ambil stok Pilih wadah dengan tanggal perah paling awal.
2. Cairkan Pindahkan ke kulkas sejak malam sebelumnya, atau letakkan di bawah air hangat mengalir.
3. Hangatkan Rendam wadah di mangkuk berisi air hangat. Jangan memakai microwave atau air mendidih. Setelah hangat, berikan dalam 2 jam.
4. Aduk lemak Goyangkan wadah perlahan karena lemak ASI bisa memisah selama disimpan.
5. Pasang dot Ganti tutup penyimpanan dengan collar dan dot, tanpa memindahkan ASI ke botol lain.
6. Berikan Posisikan bayi agak tegak dan beri jeda agar bayi minum sesuai iramanya.
7. Sisa ASI Sisa minum dihabiskan dalam 2 jam, lalu dibuang.

Tabel ini juga bisa disalin ke grup pesan keluarga agar semua pengasuh memakai cara yang sama.

Batas Simpan ASIP yang Perlu Diingat Pengasuh

Menurut panduan CDC, batas simpan ASI perah bergantung pada tempat penyimpanannya:

  • Suhu ruang: sampai 4 jam.
  • Kulkas: sampai 4 hari.
  • Freezer: paling baik dipakai dalam sekitar 6 bulan, dan sampai 12 bulan masih dapat diterima.
  • ASI yang sudah dicairkan di kulkas: dipakai dalam 24 jam.
  • ASI yang sudah dihangatkan atau mencapai suhu ruang: dipakai dalam 2 jam.

ASI yang sudah dicairkan tidak boleh dibekukan ulang. Beri label tanggal dan jam pada setiap wadah agar pengasuh mudah memeriksa batas simpannya. Penjelasan lengkap tentang batas simpan ada di artikel ketahanan dan penyimpanan ASI perah.

Bagaimana Cara Memberi ASIP dengan Botol agar Bayi Nyaman?

Saat memberi ASIP dengan botol, pegang bayi dalam posisi agak tegak. Miringkan botol secukupnya agar ASI tidak mengalir terlalu deras, dan beri jeda sesekali.

Cara ini dikenal sebagai paced bottle feeding, yaitu membiarkan bayi mengatur kecepatan minumnya sendiri. Hentikan sejenak bila bayi tampak memalingkan wajah, melepas dot, atau terlihat kenyang.

Bila bayi menolak dot, jangan memaksanya.

Botol dan dot dipakai untuk memberi ASI perah selama Bunda bekerja. Saat sedang di rumah, menyusui langsung tetap jadi pilihan utama.

Memilih Aliran Dot Hegen sesuai Usia

Wadah ASIP Hegen dipasang collar dan dot menjadi botol susu PPSU

Hegen Teat tersedia dalam beberapa tingkat aliran. Menurut FAQ Hegen, panduan usianya sebagai berikut:

  • Extra Slow Flow: 0 sampai 1 bulan.
  • Slow Flow: 1 sampai 3 bulan.
  • Medium Flow: 3 sampai 6 bulan.
  • Fast Flow: 6 bulan ke atas.

Usia ini hanya panduan umum. Bayi mungkin siap pindah ke aliran lebih cepat bila rewel saat minum, butuh waktu lebih lama dari biasanya, atau tertidur saat minum. Bila bayi sering tersedak atau susu merembes dari sudut mulut, alirannya mungkin terlalu cepat.

Dot Hegen berbentuk elips dengan posisi off-centre, dan dilengkapi lubang udara anti-kolik yang menurut Hegen dirancang untuk mengurangi udara yang ikut tertelan. Panduan lengkap memilih aliran ada di artikel ukuran dot bayi sesuai umur.

Untuk menyimpan ASIP, Hegen menyediakan Hegen PCTO™ Breast Milk Storage PPSU dalam ukuran 60ml dan 150ml. Wadah ASIP Hegen dapat dipasang collar dan dot sehingga langsung menjadi botol susu PPSU Hegen. Panduan memilih kapasitas botol ada di artikel ukuran botol susu bayi, dan waktu mengganti dot ada di artikel berapa lama pemakaian dot bayi.

FAQ untuk Pengasuh dan Nenek

Bolehkah ASIP dihangatkan di microwave?

Tidak. Microwave dapat memanaskan ASI secara tidak merata, jadi hangatkan dengan merendam wadah di air hangat.

Apa yang dilakukan dengan sisa ASIP setelah bayi minum?

Sisa ASIP dihabiskan dalam 2 jam setelah bayi selesai minum, lalu dibuang. Sisa ini tidak dimasukkan kembali ke kulkas atau freezer.

Bagaimana memberikan ASIP saat bayi sedang rewel?

Tenangkan bayi lebih dulu dengan menggendong atau mengajak bicara pelan. Tawarkan dot saat bayi mulai tenang dan menunjukkan tanda lapar.

Bagaimana bila bayi tidak menghabiskan ASIP?

Tidak apa-apa, jumlah minum bayi bisa berbeda setiap kali. Catat jumlah yang diminum agar porsi berikutnya bisa disesuaikan.

Informasi di artikel ini bersifat umum dan tidak menggantikan pemeriksaan atau saran tenaga kesehatan. Bila keluhan Bunda atau Si Kecil berlanjut, konsultasikan dengan dokter, bidan, atau konselor laktasi.

Referensi

Lihat pilihan wadah penyimpanan ASI Hegen Tanyakan produk Hegen lewat WhatsApp +62 819 7710 7717
Back to Hegen Blog